Tugas Analisa Sistem Pakar.

Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Mata Pada Manusia

Mata merupakan suatu panca indra yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk melihat. Jika mata mengalami gangguan atau penyakit mata, maka akan berakibat sangat fatal bagi kehidupan manusia. Jadi sudah mestinya mata merupakan anggota tubuh yang perlu dijaga dalam kesehatan sehari-hari.

Seiring perkembangan teknologi yang sangat pesat, pada bidang kedokteran saat ini juga telah menfaatkan teknologi untuk membantu peningkatan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat luas. Pekerjaan yang sangat sibuk dari seorang dokter mengakibatkan bidang sistem pakar mulai dimanfaatkan untuk membantu seorang pakar atau ahli dalam mendiagnosa berbagai macam penyakit, seperti jantung, ginjal, stroke, kanker, gigi, kulit hingga ke mata.

Sistem pakar merupakan suatu program aplikasi komputerisasi yang berusaha menirukan proses penalaran dari seorang ahlinya dalam memecahkan masalah spesifikasi atau bisa dikatakan merupakan duplikat dari seorang pakar karena pengetahuannya disimpan di dalam basis pengetahuan untuk diproses pemecahan masalah. Data yang tersimpan dalam database akan menginformasikan suatu keluhan pasien dengan akurat dan dapat menyimpulkan jenis penyakit mata yang diderita oleh pasien.

Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Mata Pada Manusia menggunakan metode forward chaining yang bertujuan untuk menelusuri gejala yang ditampilkan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan agar dapat mendiagnosa jenis penyakit dengan perangkat lunak berbasis dekstop management system. Perangkat lunak sistem pakar dapat mengenali jenis penyakit mata setelah melakukan konsultasi dengan menjawab beberapa pertanyaan-pertanyaan yang ditampilkan oleh aplikasi sistem pakar serta dapat menyimpulkan beberapa jenis penyakit mata yang diderita oleh pasien. Data penyakit yang dikenali menyesuaikan rules (aturan) yang dibuat untuk dapat mencocokkan gejala-gejala penyakit mata dan memberi nilai persentase agar mengetahui nilai pendekatan jenis penyakit pasien.

Kelebihan sistem pakar ini :

  • Sistem pakar ini menggunakan medote fordward chaining yang bertujuan untuk mengenali jenis penyakit mata pada manusia.

  • Dalam sistem pakar ini, urutan data pengelompokkan jenis penyakit sesuai dengan hasil quisioner dengan beberapa dokter mata.

  • Sistem pakar ini dapat menyimpulkan jenis penyakit mata sesuai persentase tertinggi gejala penyakit mata, semakin tinggi nilai persentase dari hasil penelusuran, maka menunjukkan jenis penyakit mata yang diderita oleh pasien.

  • Sistem pakar ini dapat mempermudah seseorang untuk berkonsultasi tanpa harus berkonsultasi langsung dengan dokter mata, tetapi dengan syarat orang tersebut harus mendaftarakan diri sebagai pasien dan mendapatkan account login.

  • Hasil diagnosa dari sistem pakar ini dapat menampilkan beberapa kemungkinan jenis penyakit mata pada manusia.

Kelemahan sistem pakar ini :

  • Sistem pakar ini hanya dapat mengenali dan mendiagnosa jenis penyakit mata yang ada dalam tabel kebenaran penyakit.

  • Sistem hanya dapat mendiagnosa satu pasien dalam melakukan konsultasi, dan dapat mengulangi kembali konsultasi dengan login nemu sistem.

Sumber :

http://www.downloadpdf.co.uk/jurnal-informatika-mulawarman-vol-5-no–2-juli-2010


Pekerjaan Di Bidang Psikologi Yang Menggunakan Komputer

Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya menghitung. Dalam bahasa Inggris disebut to compute. Secara definisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memorinya. Dengan komputer banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan mudah, bila dahulu orang mengetik surat harus dengan mesin tik, dan bila ada kesalahan maka kertas tersebut akan disobek dan diketik ulang kembali, selain itu dengan mesin tik dokumen yang telah diketik tidak dapat diedit kembali, sementara dengan menggunakan komputer kita dapat mengetik dokumen, mengedit dan menyimpan dokumen tersebut untuk dapat diedit berulang-ulang. Karena  fungsi itulah sekarang banyak bidang yang menggunakan komputer sebagai media untuk mengelolah data, tidak terkecuali psikologi. Berikut ini beberapa pekerjaan di bidang psikologi yang menggunakan komputer, antara lain :

1. HRD

Sarjana  psikologi yang bekerja sebagai staff HRD atau personalia harus mempunyai keahlian dalam menjalankan komputer guna penyimpanan data-data karyawan dan juga sebagai modul  untuk mencatat kegiatan penerimaan karyawan, mutasi karyawan dan perubahan ke system tetap dan lain-lain yang semua itu harus mempunyai data lengkap di komputer.

2. Layanan bimbingan dan konseling

Bimbingan konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling (face to face) oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut konseli) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi konseli serta dapat memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki dan sarana yang ada, sehingga individu atau kelompok individu itu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perkembangan yang optimal, mandiri serta dapat merencanakan masa depan yang lebih baik untuk mencapai kesejahteraan hidup.

Sejak tahun 1980-an peranan komputer telah banyak dikembangkan dalam Bimbingan dan Konseling. Menurut Gausel (Prayitno, 2003) bidang yang telah banyak memanfaatkan jasa komputer ialah bimbingan dan konseling pendidikan. Dalam mengolah data konselor juga perlu menggunakan komputer untuk memasukan, mengolah, dan menyimpan data konseli dan data lainnya sebagai pendukung jalannya suatu layanan Bimbingan dan Konseling. Komputer dapat membantu konselor dalam melakukan assesmen terhadap proses konseling, seperti ITP (Inventori Tugas Perkembangan) dan ATP (Analisis Tugas Perkembangan).

Pada layanan konseling juga terdapat teknologi komputer yang berbasis internet untuk malakukan konseling dengan konseli. Cyber Counseling, E-counseling, chatting, video call, dan voice call merupakan bentuk aplikasi yang dapat membantu konselor dalam proses konseling. Aplikasi ini juga merupakan proses pemberian bantuan juga tetapi dengan cara yang lebih modern selain melakukan pertemuan dengan konseli secara langsung. Aplikasi yang mempermudah jalannya konseling ini merupakan cara yang baru dalam berkomunikasi secara lebih mudah dengan konseli, tetapi konseling yang menggunakan teknologi ini bukan berarti menggantikan cara konseling konvensional (face to face). Hanya saja ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi kendala yang sering menjadi hambatan bagi proses konseling konvensional, seperti masalah waktu yang tidak tersedia dan jarak yang memisahkan.

Ada pula Computer Assisted Counseling (CAC), yaitu software atau aplikasi konseling mandiri yang membantu konseli untuk mudah mendapatkan penyelesaian masalah yang dialami meskipun tidak perlu bertemu dengan konselor. Walaupun demikian, tetap saja konseling yang dilakukan secara face to face lebih mengena dan CAC tidak dapat menggantikan fungsi dari konseling konvensional itu sendiri, CAC hanya mengambil sedikit peran konseling konvensional agar bertambah efektif dan efesien. Jika konseli berada dalam keadaan darurat dan tidak ada konselor pada saat itu maka CAC dapat berperan dalam membantu konseling.

sumber :

 http://www.scribd.com/doc/51184755/Komputer-Sebagai-Sarana-Kerja-Bimbingan-dan-Konseling

TUGAS SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Nama : DEVI ANGGRAENI

Kelas : 4PA06

NMP  : 10508054

http://id.jobsdb.com/id   VS  http://www.lowongankerja.com/ serta membedakan mana data dan mana informasi.

Data dan informasi merupakan suatu istilah yang tidak dapat dipisahkan, Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berupa suatu keadaan atau peristiwa yang nyata, gambar, suara, huruf, angka, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.. Sedangkan informasi merupakan bagian dari data yang sudah diolah dan siap dibagikan. Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi sebagai subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil dari pengolahan ataupun pemrosesan data yang memberikan bentuk yang lebih berarti dari suatu kejadian.

Untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai, setiap orang terlebih dahulu harus mampu membedakan mana yang merupakan sebuah data dan mana yang merupakan sebuah informasi. Hal ini diperlukan agar para pencari kerja dapat memperoleh informasi-informasi yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan terlebih dahulu langkah-langka bagaimana kita bisa mendapatkan informasi-informasi mengenai lowongan pekerjaan dari dua situs yang berbeda, yaitu  http://id.jobsdb.com/id dan  http://www.lowongankerja.com/

http://id.jobsdb.com/id

Setelah anda membuka situs  http://id.jobsdb.com/id  anda akan langsung masuk ke beranda  jobsdb.com dan untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak mengenai lowongan pekerjaan anda harus registrasi terlebih dahulu. Kemudian isilah kolom identitas yang tersedia dan ikutilah petunjuk yang ada.

Selanjutnya setelah akun anda berhasil dibuat, daftarkanlah CV anda.  Bila anda belum mempunyai  CV, anda bisa langsung  membuat CV di situs ini secara online, tetapi bila anda sudah memiliki CV yang formatnya sesuai dengan apa yang diminta oleh jobsdb  maka anda sudah bisa langsung mengunggah CV anda.

Selanjutnya isilah unggah lampiran sesuai dengan keinginan anda.

Setelah anda selesai mendaftar, anda bisa langsung sing in dan masuk ke menu yang dibutuhkan. My JobsDB adalah salah satu menu dari situs http://id.jobsdb.com/id yang berisi berbagai macam data dan informasi, yaitu diantaranya CV, surat lamaran, Job Alerts dan pencarian yang disimpan, pekerjaan yang disimpan, dan permintaan CV. Menu ini adalah salah satu menu yang penting karena merupakan pusat pengelolaan data pribadi pelamar kerja terhadap perusahaan.

Dalam situs ini yang termasuk data adalah “pembuatan CV” karena CV merupakan bahan mentah yang harus anda penuhi sebagai salah satu syarat dalam melamar pekerjaan. Sedangkan yang merupakan informasi adalah “daftar pekerjaan”, di mana di dalamnya terdapat posisi jabatan yang dibutuhkan dan lokasi perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

http://www.lowongankerja.com/

Pada situ http://www.lowongankerja.com/ yang merupakan informasi adalah job vacancy. Job vacancy adalah menu yang menyediakan informasi-informasi lebih lanjut mengenai perusahaan-perusahaan yang membutuhkan SDM.

Jika anda ingin menjadi pelamar pada situs ini, maka pilihlah menu Posting Your , lalu isilah kolom validasi, input data pribadi, input data keahlian, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja.  

Dari kedua situs di atas, menurut saya yang paling memudahkan para pencari kerja untuk mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan adalah http://id.jobsdb.com/id karena informasi-informasi  yang tersedia dalam situs http://id.jobsdb.com/id selalu new (baru) dan terdapat vasilitas untuk membuat CV secara online.

sumber :

http://id.jobsdb.com/id

http://www.lowongankerja.com/

Tugas Matakuliya Psikologi dan Teknologi Internet..

Membandingkan Penggunaan Fasilitas Email, SN, IM dari Sisi Psikologis dan Alasan yang Membuat Mereka Lebih Populer.

Email : Gmail VS Yahoo

Gmail

  • Tampilan layoutnya lebih simple, dengan perpaduan warna merah, biru dan hijau memberi kesan santai dan sederhana.
  • Kapasitasnya lebih besar dibanding Yahoo.
  • Penggunaannya lebih mudah, cepat dan nyaman.

Yahoo

  • Tampilan layout yahoo berwarna biru memberi kesan ketenanagan, tetapi cara penggunaan  Yahoo lebih sulit dibanding Gmail, dan terkadang membuat bigung penggunanya.

Gmail lebih populer dibanding Yahoo, karena Gmail memiliki kelebihan daripada yahoo yaitu gmail lebih cepat untuk menerima e-mail. Gmail tidak memerlukan verifikasi ketika ingin mengirimkan e-mail sedangkan Yahoo memerlukan verifikasi terlebih dahulu. Pada Yahoo sering kali e-mail yang masuk tidak langsung masuk ke inbox melainkan masuk  ke spam, hal inilah yang terkadang membuat panik kita sebagai pengguna yahoo.

Social Netwooc : Facebook VS Twitter

Facebook

  • Facebook lebih mudah digunakan dibanding Twitter.
  • Facebook cocok untuk orang yang suka berbagi dan menyukai keramaian atas fitur-fitur yang disediakan Facebook.
  • Dengan Facebook seseorang bisa lebih banyak berkreasi dan mengekspresikan apa yang dilakukannya.
  • Warna biru pada Facebook memberi kesan kaku dan tegas.

 Twitter

  • Twitter lebih sulit digunakan dibanding Facebook.
  • Dibanding Facebook, tampilan Twitter jauh lebih simple dan sederhana.
  • Twitter cendrung bersifat Private atau privasi.
  • Warna biru pada Twitter memberi kesan  soft dan tenang.

Facebook lebih populer daripada Twitter, karena Facebook paling banyak dan sering dibuka dan digunakan orang. Di Indonesia Facebook lebih banyak dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui status, share foto, banyaknya permainan-permainan online, serta fasilitas chat online, menarik perhatian pengguna Facebook.

Instan Massanger : G-Talk VS Yahoo Massanger

G-Talk

  • G-Talk lebih mudah digunakan, karena G-Talk tidak perlu lagi mencari nama pengguna dari subjek yang dituju. ketika kita mngirimkan e-mail melalui Gmail dengan otomatis subjek yang kita kirim e-mail adalah teman kita dalam G-Talk.
  • Tampilan layout G-Talk kurang menarik.

Yahoo Massanger

  • Yahoo Massanger lebih sulit digunakan, karena Yahoo Massanger harus mencari dahulu nama subjek yang akan menjadi teman kita di Yahoo Massanger .
  • Tampilan layout Yahoo Massanger menarik, sehingga memunculkan ketertarikan seseorang.

G-Talk lebih populer dibanding Yahoo Massanger, karena G-Talk merupakan satu kesatuan dengan Gmail dan G-Plus sehingga lebih mudah untuk dipergunakan bersama-sama. Sedangkan Yahoo Massanger tidak bisa dibuka secara bersamaan karena akan menimbulkan kepenuhan quota, jadi harus ditutup dulu penggunaan Yahoo Massanger ketika ada e-mail yang masuk.

Tugas Matakuliya Psikologi dan Teknologi Internet : Aspek Desain Website Untuk; Pemerintahan, Corporate (perusahaan), dan Pribadi.

WEBSITE PEMERINTAHAN

Aspek

Website Provinsi DKI Jakarta

Website Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Warna

Dengan background warna putih memberi kesan kedamaian, permohonan maaf, pencapaian diri, spiritualitas, kedewaan, keperawanan atau kesucian, kesederhanaan, kesempurnaan, kebersihan, keamanan, dan persatuan. Dengan background warna hijau memberi kesan alami, sehat, keberuntungan, pembaharuan.

Layout

Tampilan layoutnya sangat menarik, dengan aneka warna, gambar-gambar yang bergerak, foto, dan animasi, sehingga dapat memunculkan minat seseorang untuk melihat dan membaca website ini. Serta penempatan menu yang rapi dan teratur, mempermudah pembaca untuk mendapatkan informasi dari website ini. Website terkesan penuh,  namun penempatan menu-menunya rapi. Dengan pemberian gambar anak-anak SD dan gambar orang wisuda (S1), memberi kesan dan memotivasi anak-anak Indonesia untuk menuntut ilmu sampai tingkat yang setinggi-tingginya.

Fasilitas

Fasilitas dalam website ini banyak, antara lain informasi tentang pintu air, nomor dan website penting, produk hukum, ensiklopedi jakarta, bank data, info transportasi,  e-procurement, dan masih banyak fasilitas informasi lainnya, yang pastinya dapat membantu seseorang untuk memperoleh informasi tentang Provinsi DKI Jakarta. Fasilitas dalam website ini cukup banyak yaitu menu utama terdiri dari informasi tentang dinas pendidikan, instansi, layanan dan pejabat. Data pendidikan, informasi (berita, agenda, arsip, info multimedia dan artikel) serta ragam yang terdiri dari link terkait, galeri foto, polling, forum, buku tamu dan daftar istilah. Dalam website ini juga terdapat fasilitas peta situs, kontak dan login. Semua fasilitas ini dapat mempermuda pembaca untuk mencari informasi yang dibutuhkan.

WEBSITE CORPORATE (PERUSAHAAN)

 

Aspek

 

http://www.AQUA.com

 

http://www.sosro.com

Warna

Dengan background warna putih dan biru memberi kesan kesucian, kebersihan, ketepatan, ketidak-bersalahan, steril, kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi, kebersihan, dan keteraturan. Dengan background warna hijau memberi kesan alami, sehat, keberuntungan dan  pembaharuan.

Filosofi

Website ini memiliki perpaduan warna putih dan biru, hal ini mungkin dikarenakan PT. Tirta Investama bergerak di bidang industri air minum kemasan (air mineral) yang bahan baku utamanya berasal dari air pegunungan. Sehingga warna website ini cendrung mengikuti warna air yaitu putih dan warna pegunungan yaitu biru. Website ini memiliki warna hijau yang dominan, hal ini mungkin dikarenakan PT. Sinar Sosro bergerak di bidang industri minuman dengan bahan baku utamanya adalah daun teh. Sehingga warna website ini cendrung mengikuti warna daun teh tersebut yaitu hijau.

Layout

Tampilan layoutnya baik, dengan penempatan menu-menu yang rapi, sehingga memudahkan pembaca untuk mencari informasi-informasi tentang AQUA. Dengan ditampilkannya gambar pemandangan alam pegunungan, ibu hamil, ibu menyusui, orang dewasa dan anak-anak, bertujuan untuk memberi informasi kepada pembaca bahwa AQUA  berasal dari mata air pengunungan, yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil, ibu menyusui, orang dewasa dan anak-anak. Serta dengan adanya gambar-gambar yang bergerak dan foto-foto membuat website ini menjadi menarik untuk di lihat dan dibaca. Dengan warna hijau yang dominan dan penambahan gambar daun teh, membuat website ini menjadi terlihat segar, ringan dan memunculkan ketertarikan seseorang untuk melihat dan membacanya. Dengan penempatan menu-menu yang rapi, dapat membuat pembaca dengan mudah mencari informasi dalam website ini.

Fasilitas

Dalam website ini banyak fasilitas yang bisa di gunakan yaitu AQUA menyapa, facebook AQUA berbagai informasi tentang air dan kesehatan, serta fasilitas informasi persi dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris,  dapat memberi kemudahan bagi pembaca untuk mendapatkan informasi dari website ini. Fasilitas dalam website ini cukup banyak, beberapa menu dari website ini dapat memberi informasi dan pengetahuan kepada para membacanya. Dengan tersedianya fasilitas informasi persi dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris, dapat memberi kemudahan bagi pembaca untuk mendapatkan informasi dari website ini.

WEBSITE PRIBADI

 

Aspek

Website  Presiden Republik Indonesia – Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono

 

www. windawynda.blogspot.com

Warna

Dengan background warna putih memberi kesan kedamaian, permohonan maaf, pencapaian diri, spiritualitas, kedewaan, keperawanan atau kesucian, kesederhanaan, kesempurnaan, kebersihan, keamanan, dan persatuan. Dengan background warna biru memberi kesan ketenangan dan mencerminkan kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi,kebersihan, keteraturan.

Layout

Tampilan layoutnya baik dengan penempatan menu-menu yang rapi, sehingga memudahkan pembaca untuk memperoleh informasi tentang kegiatan presiden dan kenegaraan dengan mudah. Dengan ditambahkannya foto bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono yang sedang tersenyum, memberi kesan hangat, kekerabatan, dan ramah kepada pembaca yang berkunjung ke website ini, serta dengan ditambahkannya foto-foto tentang kegiatan presiden membuat website ini menjadi lebih menarik dan memunculkan minat seseorang untuk melihat dan membacanya. Tampilan layoutnya simple (sederhana) tetapi sedikit lucu dengan di tambahkannya gambar rumah.

Fasilitas

Fasilitas di website ini menurut saya lengkap. Di sini kita bisa melihat berita-berita kegiatan presiden dan kenegaraan mulai dari topik pilihan sampai berita utama, ruang pers presiden, profil presiden, pidato-pidato presiden, foto dan kliping, kabinet Indonesia bersatu, link Indonesia, English content, perundang-undangan, dan fasilitas komunikasi berupa via SMS, surat, kotak pesan untuk redaksi, audio dan video yang bertujuan untuk penyampaian informasi dari presiden kepada rakyat atau sebaliknya dari rakyat kepada presiden. Fasilitas yang ada di blog ini standar, yaitu beranda, blogger templates, popular posts, blogger news, blogroll, blog archive,  meski begitu semua fasilitas-fasilitas ini dapat mempermudah pembaca mencari informasi yang dibutuhkan.

Sumber :

http://www.presidenri.go.id/
http://www.disdik.jabarprov.go.id/
http://www.aqua.com/
http://www.sosro.com/
http://repo.isi-dps.ac.id/255/1/Warna.pdf
http://www.jakarta.go.id/jakv1/
http://windawynda.blogspot.com/2011/10/tugas-softskill.html

TUGAS MATAKULIYA PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET..

TUGAS MATAKULIYA PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET..

Pemanfaatan Teknologi Internet yang Baik atau Realistis,  dan Dampak Psikologis yang Baik Untuk Anak dan Remaja.

Secara harfiah,  Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga Internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya Internet kita dapat melakukan apa saja baik yang bersifat positif maupun yang negatif.

Fungsi internet yang paling banyak digunakan, yaitu sebagai media komunikasi. Dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, htp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) membuat para pengguna Internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan mudah. Sebagai media untuk mencari informasi atau data, perkembangan Internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di Internet membuat manusia tahu apa saja yang terjadi.

Bagi anak-anak, penggunaan Internet secara positif akan membuat anak menjadi lebih terbuka untuk mengembangkan dan mengeksplorasi dirinya, anak akan mendapatkan pengalaman yang positif jika berhasil meningkatkan penemuan-penemuan baru mereka di Internet. Namun bila penggunaan Internet dilakukan secara berlebihan akan membuat berkurang atau hilangnya konsentrasi anak dalam belajar. Sedangkan bagi remaja yang menggunakan Internet secara positif,  mereka akan memperoleh informasi, wawasan serta teman yang lebih banyak dan lebih luas dibanding dengan yang lainnya. Tetapi apabila penggunaan Internet oleh remaja di lakukan secara negatif, maka akan membuat turunnya konsentrasi belajar, merusak perkembangan kepribadian remaja, dan menyebabkan munculnya tindakan kriminal.

Tidak seluruh isi di Internet dapat bermanfaat, karena sifatnya yang cenderung bebas tanpa kontrol pihak manapun, maka ada saja materi atau isi yang bersifat negatif di Internet.

Adapun dampak negatif dari Internet adalah :

1.  Cybercrime Adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana Internet di dunia maya. Bentuk-bentuk cybercrime sebagai berikut :

  • Hacking adalah Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan.
  • Cracking adalah Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut.

2.   Parnografi
Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki Internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di akses. Gambar-gambar dan video pornografi yang ada di internet bisa mengakibatkan seseorang bertindak kriminal.

3.  Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan di Internet. Karena segi bisnis dan isi pada dunia Internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

4.   Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

5.   Carding
Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat Internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

6.   Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

7.   Mengurangi sifat sosial manusia, karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.

Jangan khawatir, dengan adanya  pemahaman yang cukup tentang Internet serta didukung kedewasaan seseorang dalam memilih maupun memilah hal yang baik dan buruk, maka seseorang akan memaksimalkan dampak positif Internet serta sekaligus meminimalkan dampak negatifnya. Pastinya, semua pihak memiliki andil dalam membantu, menyediakan atau menyelenggarakan Internet yang aman dan nyaman bagi anak, remaja atau siswa didik.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah pemakaian Internet secara negatif pada anak-anak dan remaja:

 1.     Pengawasan dari keluarga

Pengawasan dari keluarga dapat dilakukan dengan cara :

  • Jika di rumah kita ada anak di bawah umur, gunakan Internet bersama dengan anggota keluarga lain yang lebih dewasa. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau di tempat yang mudah diawasi oleh anggota keluarga lain. Jika diperlukan, berilah penjadwalan / pembatasan waktu untuk anak dalam menggunakan Internet.
  • Pelajarilah sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan oleh Internet, secara bersama dengan anggota keluarga yang lain. Ajukanlah pertanyaan kepada anak atau remaja. Dengan banyak bertanya, orang tua bisa menggali sejauh mana anak atau remaja memahami Internet, juga tentang cara menggali informasi yang bermanfaat, sekaligus menjauhi informasi yang negatif.
  • Mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas (misalnya pornografi, perjudian, dan kekerasan) atau yang membuat mereka tidak nyaman, baik disengaja ataupun tidak sengaja terbuka. Bujuklah agar mereka terbiasa bercerita kepada kita tentang segala sesuatu yang mereka temui di Internet.
  • Pasanglah software filter pada komputer yang ada di rumah, hal ini bertujuan agar anak atau remaja tidak dapat mengakses atau membuka situs-situs yang bersifat negatif.
  • Berikan pemahaman kepada anak atau remaja mengenai dampak-dampak dari situs-situs yang bersifat negatif.

2.     Pengawasan dari Guru, Masyarakat, dan Pihak-pihak yang terkait

Pengawasan dari guru, masyarakat, dan pihak-pihak yang terkait dapat dilakukan dengan cara :

  • Guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat menggunakan Internet dengan baik dan benar saat di sekolah.
  • Bagi orang dewasa sekiranya tidak mengakses atau membuka situs-situs yang berbau pornografi ataupun kekerasan di hadapan anak-anak dan remaja.
  • Bagi pengelolah warung internet (warnet) sekiranya tidak memfasilitasi atau memblokir komputernya dari situs-situs yang berbau pornografi ataupun kekerasan.
  • Bagi anak, remaja maupun siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggungjawab atas perilaku mereka sendiri, termasuk ketika menggunakan Internet, tentunya dengan bimbingan dan arahan dari orang tua, guru dan komunitas.

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Internet
http://www.ictwatch.com/internetsehat/download/internetsehat-booklet.pdf
http://duniabaca.com/pengaruh-internet-manfaat-internet-serta-dampak-positif-dan-negatif-internet-bagi-penggunanya.html
http://lifestyle.okezone.com/read/2010/04/28/196/327102/manfaat-positif-internet-bagi-anak

Definisi Stres, Keterkaitan Antara Stres Dengan Lingkungan Dan Pengaruh Stres Terhadap Perilaku Individu Dalam Lingkungan..

Definisi Stres, Keterkaitan Antara Stres Dengan Lingkungan Dan Pengaruh Stres Terhadap Perilaku Individu Dalam Lingkungan..

STRES

A. Definisi Stres

Istilah stres ditemukan oleh Hans Selye (dalam Sehnert, 1981) yang mendefinisikan stres sebagai respon yang tidak spesifik dari tubuh pada tiap tuntutan yang dikenakan padanya. Dengan kata lain istilah stres dapat digunaan untuk menunjukkan suatu perubahan fisik yang luas yang disulut oleh berbagai faktor psikoogis atau faktor fisik atau kombinasi kedua faktor tersebut.

Menurut Lazarus (1976) stres adalah suatu keadaan psikologis individu yang disebabkan kerena individu dihadapkan pada situasi internal dan eksternal. Sedangkan menurut Korchin (1976) keadaan stres muncul apabila tuntutan-tuntutan yang luar biasa atau terlalu banyak mengancam kesejahteraan atau integritas seseorang. Stres tidak hanya kondisi yang menekan seseorang ataupun keadaan fisik atau psikologis seseorang maupun reaksinya terhadap tekanan tadi, akan tetapi stres adalah keterkaitan antara ketiganya (Prawitasari, 1989). Karena banyaknya definisi mengenai stres, maka Sarafino (1994) mencoba mengkonseptualisasikan ke dalam tiga pendekatan, yaitu :

1. Stimulus

Keadaan atau situasi dan peristiwa yang dirasakan mengancam atau membahayakan yang menghasilkan perasaan tegang disebut sebagai stressor. Beberapa ahli yang menganut pendekatan ini mengkategorikan stresor menjadi tiga :

a.  Peristiwa katastropik, misalnya angin tornado atau gempa bumi.

b. Peristiwa hidup yang penting, misalnya kehilangan pekerjaan atau orang yang dicintai.

c.  Keadaan kronis, misalnya hidup dalam kondisi sesak atau bising.

2. Respon

Respon adalah reaksi sesorang terhadap stresor. Untuk itu dapat diketahui dari dua komponen yang saling berhubungan, yaitu komponen psikologis dan komponen fisiologis.

a.  Komponen psikologis, seperti perilaku, pola pikir dan emosi

b.  Komponen fisiologis, seperti detak jantung, mulut yang mongering (sariawan), keringat dan sakit perut.

Kedua respon tersebut disebut dengan strain atau ketegangan. 

3.  Proses

Stres sebagai suatu proses terdiri dari stesor dan strain ditambah dengan satu dimensi penting yaitu hubungan antara manusia  dengan lingkungan. Proses ini melibatkan interaksi dan penyesuaian diri yang kontinyu, yang disebut juga dengan istilah transaksi antar manusia dengan lingkungan, yang didalamnya termasuk perasaan yang dialami dan bagaimana orang lain merasakannya.

B. Jenis Stres.

Holahan (1981) menyebutkan jenis stres yang dibedakan menjadi dua bagian, yaitu systemic stress dan psychological stress.

1)    Systemic Stress

Systemic stress didefinisikan oleh Selye (dalam Holahan, 1981) sebagai respon non spesifik dari tubuh terhadap beberapa tuntutan lingkungan. Ia menyebut kondisi-kondisi pada lingkungan yang menghasilkan stres, misalnya racun kimia atau temperatur ekstrim, sebagai stressor.

Selye mengidentifikasikan tiga tahap dalam resspon sistemik tubuh terhadap kondisi-kondisi penuh stress, yang diistilahkan General Adaptation Syndrome (GAS).

Tahap pertama adalah alarm reaction dari system syaraf otonom, termasuk didalamnya peningkatan sekresi adrenalin, detak jantung, tekanan darah dan otot menegang. Tahap ini bsa diartikan sebagai pertahanan tubuh.

Selanjutnya tahap ini diikuti oleh tahap resistance atau adaptasi, yang didalam nya termasuk berbagai macam respon coping secara fisik.

Tahap ketiga, exhaustion atau kelelahan, akan terjadi apabila stressor datang secara intens dan dalam jangka waktu yang cukup lama, jika usaha-usaha perlawanan gagal untuk menyelesaikan secara adekuat.

2)    Psychological Stress

Psychological stress terjadi ketiksa individu menjumpai kondisi lingkungan yang penuh stress sebagai ancaman yang secara kuat menantang atau melampaui kemampuan copingnya (Lazarus dalam Holahan, 1981). Sebuah situasi dapat terlihat sebagai suatu ancaman dan berbahaya secara potensial apabila melibatkan hal yang memalukan, kehilangan harga diri, kehilangan pendapatan dan seterusnya (dalam Heimstra & McFarling, 1978).

Hasil penelitian dari Levy dkk. (1984) ditemukan bahwa stress dapat timbul dari kondisi-kondisi yang bermacam-macam, seperti ditempat kerja, di lingkungan fisik dan kondisi sosial. Stress yang timbul dari kondisi sosial bisa dari lingkungan rumah, sekolah atau tempat kerja. 

C. Sumber Stres (Stressor).

Lazarus dan Cohen (dalam Evans, 1982) mengemukakan bahwa terdapat tiga kelompok sumber stress, yaitu :

1. Fenomena catalismic, yaitu hal-hal atau kejadian-kejadian yang tiba-tiba, khas, dan kejadian yang menyangkut banyak orang seperti bencana alam, perang, banjir, dan sebagainya.

2. Kejadian-kejadian yang memerlukan penyesuaian atau coping seperti pada fenomena catalismic meskipun berhubungan dengan orang yang lebih sedikit seperti respon seseorang terhadap penyakit atau kematian.

3. Daily hassles, yaitu masalah yang sering dijumpai di dalam kehidupan sehari-hari yang menyangkut ketidakpuasan kerja atau masalah-masalah lingkungan seperti kesesakan atau kebisingan karena polusi.

 

KETERKAITAN ANTARA STRES DENGAN LINGKUNGAN. (STRESS LINGKUNGAN)

Dalam mengulas dampak lingkungan binaan terutama bangunan terhadap stres psikologis, Zimring (dalam Prawitasari, 1989) mengajukan dua pengandaian. Yang pertama, stress dihasilkan oleh proses dinamik ketika orang berusaha memperoleh kesesuaian antara kebutuhan-kebutuhan dan tujuan dengan apa yang disajikan oleh lingkungan. Proses ini dinamik karena kebutuhan-kebutuhan individual sangat bervariasi sepanjang waktu dan berbagai macam untuk masing-masing individu. Cara penyesuaian atau pengatasan masing-masing individu terhadap lingkungannya juga berbagai macam.

Pengandaian kedua adalah bahwa variable transmisi harus diperhitungkan bila mengkaji stress psikologis yang disebabkan oleh lingkungan binaan. Misalnya perkantoran, status, anggapan tentang kontrol, pengaturan ruangan dan kualitas lain dapat menjadi variable transmisi yang berpengaruh pada pandangan individu terhadap situasi yang dapat dipakai untuk menentukan apakah situasi tersebut menimbulkan stress atau tidak.

Bangunan yang tidak memperhatikan kebutuhan fisik, psikologis dan sosial akan merupakan sumber stress bagi penghuninya. Apabila perumahan tidak memperhatikan kenyamanan penghuni, misalnya pengaturan udara yang tidak memadai, maka penghuni tidak dapat beristirahat dan tidur dengan nyaman. Akibatnya penghuni sering kali lelah dan tidak dapat bekerja secara efektif dan ini akan mempengaruhi kesejahteraan fisik maupun mentalnya. Demikian pula apabila perumahan tidak memperhatikan kebutuhan rasa aman warga, maka hal ini akan berpengaruh negatif pula. Penghuni selalu waspada dan akan mengalami kelelahan fisik maupun mental. Hubungan antar manusia sangat penting, untuk itu perumahan juga sebaiknya memperhatikan kebutuhan tersebut.

Pembangunan perumahan yang tidak menyediakan tempat umum dimana para warga dapat berinteraksi satu sama lain akan membuat mereka sulit berhubungan satu sama lain. Atau perumahan yang tidak memperhatikan ruang pribadi masing-masing anggotanya akan dapat merupakan sumber stress bagi penghuninya (Zimring dalam Prawitasari, 1989).

Fontana (1989) menyebutkan bahwa stress lingkungan berasal dari sumber yang berbeda-beda seperti tetangga yang rebut, jalan menuju bangunan tempat kerja yang mengancam nilai atau kenikmatan salah satu milik/kekayaan, dan kecemasan financial atas ketidakmampuan membayar pengeluaran-pengeluaran rumah tangga.

Kepadatan tinggi merupakan stressor lingkungan yang dapat menimbulkan kesesakan bagi individu yang berada di dalamnya (Holahan, 1982). Stressor lingkungan, menurut stokols (dalam Brigham, 1991), merupakan salah satu aspek lingkungan yang dapat menyebabkan stress, penyakit atau akibat-akibat negatif pada perilaku masyarakat.


PENGARUH STRES TERHADAP PERILAKU INDIVIDU DALAM LINGKUNGAN

Stres bisa mempengaruhi perilaku individu dalam lingkungan. Stokols (dalam Brigham, 1991) menyatakan bahwa apabila kepadatan tidak dapat diatasi, maka akan menyebabkan stress pada individu. Stress yang dialami individu dapat memberikan dampak yang berbeda tergantung pada kemampuan individu dalam menghadapi stress. Individu yang mengalami stress umumnya tidak mampu melakukan interaksi sosial dengan baik, sehingga dapat menurunkan perilaku untuk membantu orang lain (intensi prososial).

Penelitian-penelitian tentang hubungan kepadatan dan perilaku prososial di daerah perkotaan dan pedesaan telah banyak dilakukan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Milgram (1970) ditemukan bahwa orang yang tinggal di kota sedikit dalam memberikan bantuan dan informasi bagi orang yang tidak dikenal dari pada orang yang tinggal di daerah pedesaan. Begitu pula dalam mengizinkan untuk menggunakan telepon bagi orang lain yang memerlukan (Fisher, 1984).

Adapun proses tersebut dapat menunjukkan bahwa kepadatan mempunyai hubungan terhadap perilaku prososial seseorang. Hal ini dapat dijelakan oleh teori stimulus overload dari Milgram (dalam Wrightsman & Deaux, 1984). Dalam teori ini menjelaskan bahwa kondisi kota yang padat yang dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor seperti perbedaan individu, situasi dan kondisi sosial kota mengakibatkan individu mengalami stimulus overload (stimulus yang berlebihan), sehingga individu harus melakukan adaptasi dengan cara memilih stimulus-stimulus yang akan diterima, memberi sedikit perhatian terhadap stimulus yang masuk. Hal ini dilakukan dengan menarik diri atau mengurangi kontak dengan orang lain, yang akhirnya dapat mempengaruhi perilaku menolong pada individu.

Adapun contoh lain perilaku individu yang mengalami stres, yaitu :

  • Individu menjadi lebih sensitif dan mudah marah
  • Individu tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas dan lebih sering terlihat diam dan murung.
  • Individu lebih suka menyendiri
  • Individu menarik diri dari lingkungan
  • Individu sering menunda ataupun menghindari pekerjaan/tugas
  • Individu mengkonsumsi narkoba atau minuman keras.

Sumber

Prabowo, Hendro. 1998. Arsitektur, Psikologi dan Masyarakat. Depok : Universitas Gunadarma.

http://id.wikipedia.org/wiki/Stres
http://www.baliusada.com/content/view/333/2/