KEADAAN PSIKOLOGIS ANAK YANG TIDAK LULUS UAN

KEADAAN PSIKOLOGIS ANAK YANG TIDAK LULUS UAN

UAN adalah ketetapan pemerintah untuk mengukur kemampuan siswa dalam tingkat pencapaian pendidikan. Di dalam UAN hanya terdapat 2 macam pilihan yang tidak dapat diganggu gugat, yaitu; LULUS dan TIDAK LULUS.

Bagi siswa yang LULUS, hal itu merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan yang tidak terhingga. Sedangkan bagi siswa yang TIDAK LULUS, hal itu merupakan suatu pukulan dan kekecewaan yang sangat besar, yang dapat mempengaruhi keadaan psikologisnya. sebab dia merasa tertekan dan depresi atas ketidak berhasilannya. .

Untuk mendukung tulisan ini, saya telah melakukan interview dengan seorang siswi yang bernama Uci (nama samaran). Dia pernah mengalami tidak lulus UAN.

Hasil interview :

1.Kapan anda mengalami tidak lulus UAN?
Uci : Pada tahun 2007, pada saat itu saya sedang duduk dibangku kelas 3 sekolah menengah pertama (SMP).

2.Bagaimana perasaan anda setelah anda mengetahui bahwa anda tidak lulus?
Uci : Perasaan saya saat itu sangat sedih, kecewa, merasa sangat bersalah kepada kedua orang tua saya dan saya merasa bahwa dunia ini tidak adil. Mengapa saya berfikir seperti itu ? sebab saya tipe anak yang rajin masuk sekolah dan rajin membuat tugas tapi mengapa saya tidak lulus sedangkan teman saya yang nakal, yang sering bolos sekolah dan tidak mengerjakan tugas dia bisa lulus. Saya sangat terpukul dengan kejadian itu, saya merasa sangat malu pada diri saya sendiri, keluarga, teman2 dan lingkungan tempat saya tinggal, sampai2 saya memutuskan untuk mengurung diri di kamar dan tidak ingin lagi sekolah.

3.Bagaimana reaksi orang tua dan keluarga anda setelah mengetahui bahwa anda tidak lulus?
Uci : Orang tua saya awalnya sangat marah, tetapi akhirnya mereka bisa menerima keadaan saya. Orang tua saya berkata : Yah sudahlah mau di apain lagi, nasi sudah menjadi bubur. Sedangkan kakak dan adik2 saya berusaha untuk memhibur saya. Keluarga mendukung saya untuk mengambil ujian paket C dan melanjutkan pendidikan saya kejenjang yang lebih tinggi lagi.

4.Mata pelajaran apa yang menyebabkan anda tidak lulus?
Uci : Matematika

5.Mengapa anda bisa tidak lulus pada mata pelajaran tersebut?
Uci : Sebab saya kurang banyak latihan dan kemampuan saya dalam menguasai bidang study tersebut kurang, di tambah lagi dengan tingginya standar kelulusan yang ditetapkan pemerintah yaitu:5,0.

6.Hikma apa yang anda dapat dari kejadian itu?
Uci : Saya tidak menyesali apa yang telah terjadi pada diri saya, saya menjadikan pengalaman itu sebagai pembelajaran dan motivasi yang baik bagi diri saya untuk lebih giat lagi belajar dan lebih bersemangat mengejar cita2 saya..

Interview di atas adalah salah satu contoh dari sekian banyaknya kondisi psikologis anak yang tidak lulus UAN. Mudah-mudahan interview di atas dapat menjadi pembelajaran yang baik untuk para pembaca yang saat ini sedang menghadapi UAN.

Adapun tips2 untuk mengurangi kecemasan anak dalam menghadapi UAN :

1.Rajinlah belajar, temukanlah gaya belajar yang tepat untuk anda, sehingga anda merasa nyaman untuk belajar dan tidak merasa tertekan.
2.Pelajarilah materi yang akan diujikan, mengenali dengan baik model-model soal, aturan-aturan dalam ujian, ketersediaan waktu dalam ujian.
3.Mengembangkan cara hidup yang sehat, dengan memprioritaskan tercapainya kondisi baik fisik maupun mental yang siap menghadapi ujian
4.Memiliki managemen waktu yang efektif untuk belajar
5.Berfikir positif tentang ujian yang akan dihadapi
6.Berbagi dengan orang lain (terutama teman-teman) jika mengalami hambatan-hambatan, berkonsultasi pada guru atau BK, mintalah dukungan pada orang-orang terdekat, mohon do’a restu orang tua dan keluarga.
7.Jangan lupa berdoa dan berserah diri kepada Allah agar diberi kecerdasan dan kemudahan dalam mengerjakan ujian.

7 thoughts on “KEADAAN PSIKOLOGIS ANAK YANG TIDAK LULUS UAN

  1. devi mw tanya…kenapa kalau anak yang rajin yang gagal UN tapi malah anak yang malas dan nakal yang justru bisa llus UN?
    oy satu agy,,bagaimana mengatasi ketegangan mendadak yang muncul saat menjelang ujian? karena walaupun kita suda belajar tapi saat menghadapi ujian ketegangan muncul dan akhirnya blank saat mengerjakan ujian…

  2. duh masih ngebahs uan aja nie………?
    moga_moga UN bener_bener dihapus dari kurikulum……… walau udah ngerasaain Un ya kasian aja buat ade kelas betul ga dev?
    masalahnya kan banyak pihak yang harus ngebohongin un

    • nikma : iya saya setuju bila UN di hapus coz saya merasa sangat tidak adil bagi siswa. mengapa saya bisa berfikir seperti itu? karna siswa sudah belajar selama 3 tahun (SMA/SMP) & hanya di putuskan LULUS atau TIDAK LULUS oleh UN yang waktu pelaksanaannya hanya beberapa hari..

  3. devi.. adik saya sebentar lagi juga akan mengikuti UN tapi dirumah jika tidak ada PR maka ia akan malas untuk membuka buku untuk persiapan UN nanti, padahal dia sebenarnya cukup mudah menyerap materi.
    Saya sebagai kakak (yang sudah pernah mengalami UN SMA) nggak jarang menyuruhnya belajar karena saya takut adik saya mengalami kesulitan saat UN nanti ditambah lagi mata pelajaran yang diUNkan itu bertambah, tapi adik saya tetap susah untuk diajak belajar. Padahal kalau ada PR ia sangat rajin, soal-soal yang ada hampir semuanya ia usahakan untuk dijawab walaupun ada beberapa yang ia (dan saya) tidak paham bagaimana penyelesaiannya.

    Kira-kira bagaimana yaa caranya agar adik saya bisa semangat belajar sebagaimana ia semangat ketika mengerjakan tugas-tugas sekolahnya ??

    Apa yang dialami oleh adik saya tersebut apakah diakibatkan oleh faktor keadaan dirumah, tapi mengapa saat mengerjakan PR hal itu seakan tidak berpengaruh ?? Lalu kira-kira apa yang harus saya ubah agar suasana dirumah bisa membuat ia merasa nyaman untuk belajar ??

    • ratih : suasana rumah memang sangat mempengaruhi semangat belajar seseorang coz bila keadaan rumah itu memang mendukung seseorang untuk belajar, maka orang tersbt dapat dengan sendirinya belajr tanpa adanya orang yang menyuruhnya belajar.

      sebenarnya saya juga mengalami hal yang sama dengan apa yang anda alami, adik saya juga susah untuk disuruh belajar bila tidak ada PR. saya berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan cara saya memberi contoh terlebih dahulu kepadanya.

      maksudnya : malam hari saya sengaja belajar / membaca buku pelajaran (dalam keadaan tidak lagi ujian) di depan adik saya. usahakan tv, radio, hp ataupun benda elektronik lain yang dapat memberi hiburan dalam keadaan mati, kalau suasana rumah sudah seperti itu (tidak ada hiburan) dengan sendirinya adik pasti akan melihat bahwa kakaknya sedang belajar dan nilai2 kakaknya pun juga bangus. nah pada saat itulah dia (adik) mulai terpengaruh dan ia mulai berfikir bahwa dengan belajar / membaca buku pelajaran dapat membuat nilai dia bagus, dan akhirnya dengan sendirinya dia akan belajar walaupun tanpa kita suruh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s