Trik-trik Agar Persahabatan Langgeng

Trik-trik Agar Persahabatan Langgeng

Kita harus yakin bahwa tiap orang butuh teman dan sahabat dekat buat curhat dan melupakan kepengatan. Meski tidak semua orang bisa kita jadikan sobat dekat, bukan berarti yang sudah kita miliki mudah dilupakan. Ketika kita berada disaat-saat sulit dan tanpa adanya sahabat disamping kita, maka hidup tidak lagi bersemangat. Jadi, ada baiknya kita kembali peduli kepada cie sohib agar dia tak lagi pergi. Lalu bagaimana agar hubungan kita awet, jauh dari ribut dan saling mendukung…?

• LAPANG DADA
Coba koreksi diri sendiri, apa kita sudah lapang dada dan mau menerima dia apa adanya, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya? Jangan mengharapkan dia menjadi manusia yang sempurna dan ideal menurut kamusmu aja. Tapi ingat juga, bagaimana dia menerima kamu apa adanya.
gak perlu menjadi “orang lain” hanya untuk bisa sohiban sama seseorang. Karena itu gak tulus, pasti ada pamrih dan sohiban yang apa adanya akan jauh lebih awet.

• INTROSPEKSI
Belajar introspeksi diri kamu sendiri. Bila kamu seperti ini, bagaimana perasaan dia? Sebaliknya, bila dia marah, bukan berarti dia benci dan tidak suka sama kamu. Bisa jadi, dia sedang mengingatkan kalau kelakuan kamu itu salah.

• KOMUNIKASI
Biasakan untuk terbuka, paling gak, komunikasi yang benar. Apa yang kamu gak suka, ceritakan saja ke dia. Bisa aja, dia gak tahu sama sekali kalau kamu bête, jadi dia lakukan berulangkali hingga hubungan kalian runyam.
Sebaliknya, komunikasi gak sekedar saling mengingatkan aja, tapi itu bisa juga menandakan kamu perhatian sama sahabat kamu. Misalnya aja, pagi-pagi dia telpon kamu, bilang bahwa hari ini gak bisa masuk sekolah karena ibunya sakit sehingga dia harus merawat ibunya. Keesokan harinya ketika dia sudah masuk sekolah, kamu bisa sekedar tanya bagaimana keadaan ibunya, apakah sudah membaik? Atau gak setelah pulang sekolah kamu menyempatkan diri untuk berkunjung kerumahnya, untuk melihat keadaan ibunya. Perhatian sekecil apa pun yang kamu berikan menandakan bahwa dia berarti jadi sahabat kamu.

• JUJUR
Jujur sama sahabat kamu, bila ada masalah. Terkadang kita gak bisa memendam masalah sendiri. Ceritakan saja masalahmu sama dia, siapa tahu dia dapat membantumu menyelesaikan masalah tersebut dan beban batinmu menjadi lebih ringan. Tapi sebaliknya, kamu juga harus jujur bila ada masalah sama dia atau kamu sudah melakukan satu kesalahn yang gak dia ketahui. Misalnya kamu menghilangkan bukunya, kamu jujur aja, gak perlu mencari alasan rumit yang makin memperjelas kalau kamu bohong. Hal itu bisa membuat dia menilai kamu sebagai sahabat yang tidak bisa dipercaya.

• HINDARI RUMPI
Bila lebih dari satu orang berkumpul, memang akhirnya malah asyik ngerumpi. Tapi kamu bisa hindari, bila gak ingin dia menilaimu negative. Toh rumpi hanya membicarakan kejelekan orang aja, lebih baik kamu ngomongin sesuatu yang positif. Contohnya, membahas model baju apa yang sedang tren atau (buat wanita) cara memilih kosmetik yang baik bagaimana?
Intinya, jangan menilai orang, apalagi ngerumpiin di depan teman-teman kamu.

• TIDAK SUKA MENGATUR
Sahabat dekat memang mirip dengan pacar. Seia sekata dan selalu ada saat kita membutuhkan tempat cerita. Tapi ingat juga, bahwa dia manusia yang punya kehidupan pribadi sendiri. Kamu jangan terlalu mengatur, bagaimana dia harus bersikap.

• HINDARI MENGKRITIK DIA DI DEPAN UMUM
Bila ada masalah, jangan langsung mengutarakannya di depan umum. Misalnya, kamu gak suka sahabatmu itu rambutnya di ikat karena mukanya terlihat lebih bulat. Sebaiknya jangan mengkritiknya di depan temanmu yang lain sebab dia akan merasa malu dan gak enak hati.

• TIDAK PROSESIF
Meski dia sahabat dekatmu, bukan bearti kamu bisa membatasi semua gerak langkahnya atau kamu terlalu khawatir dengan apa yang dia lakukan, selalu dalam pengawasanmu. Apa-apa harus berdua, bila dia pergi sama orang lain, dia harus lapor sama kamu.
Wah…..dia terasa di penjara dong.

• HINDARI PINJEM BARANG PRIBADI
Meski kamu sobat baiknya, hindari pinjem barang-barang pribadi. Misalnya baju, sepatu atau uang. Karena bila salah persepsi, saat mengembalikannya nanti, malah bisa membuat kalian berantem dan akhirnya hubungan kalian menjadi gak enak. Lebih baik pakai barang milik sendiri, termasuk uang. Apa adanya aja, gak perlu maksain harus tampil keren, bila akhirnya ngorbanin perasaan teman.

• TULUS
Bila berbuat kebaikan, apalagi buat sahabatmu, lakukan saja dengan tulus. Jangan terlalu berharap, dia akan sebaik kamu. Kadang bila harapan kamu terlalu tinggi dan hasilnya gak sesuai, malah sakit hati. Lebih baik, perhatian dan kepedulian kamu sewajarnya aja. Bila terlalu berlebihan, sahabatmu akan jenuh sendiri.

Jadi, sahabatan sama siapa aja, harus dijaga. Karena tanpa mereka, kamu pun gak berarti apa-apa.

Sumber : UGnews Vol 7. NO. 01. 20 februari 2010 Edisi: 145

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s