KELEMAHAN PERSEPTUAL ATAU PERSEPTUAL MOTORIK

KELEMAHAN PERSEPTUAL ATAU PERSEPTUAL MOTORIK

kelemahan perseptual atau perseptual-motorik sebenarnya merujuk kepada masalah yang sama. Sebenarnya persepsi dapat diidentifikasi tanpa mengaitkan dengan aspek motorik. Persepsi itu sendiri berfungsi membedakan stimulus sensoris, yang pada gilirannya harus diorganisasikan ke dalam pola-pola yang bermakna. Seorang anak membedakan dan menafsirkan objek sebagai suatu kesatuan. Akan tetapi jika kelemahan perseptual-motorik itu terjadi, integrasi antara persepsi dan gerak motorik akan terganggu. Kondisi ini menjadikan anak tidak dapat melakukan pengamatan secara tepat dan tidak mampu menterjemahkan pengamatan itu ke dalam alur gerak motorik, dan bahkan anak tidak dapat mendengarkan dan melihat secara normal. Biasanya anak yang mengalami gangguan perseptual motorik ini mengalami kesulitan dalam memahami dan menyatakan ide.

Simptom umum yang sering ditunjukkan oleh anak yang mengalami kelemahan perseptual atau perseptual-motorik ialah :

• Kemiskinan koordinasi visual-motorik.
• Gangguan keseimbangan badan pada waktu berjalan maju, mundur, dan menyamping.
• Kurang terampil dalam melompat.
• Kesulitan mengamati diri dalam konteks ruang dan waktu.
• Kesulitan melakukan gerak ritme normal; saat menulis cenderung mengurangi dan menambah ukuran, bentuk, warna, ketebalan.
• Kesulitan dalam mengikuti konsistensi objek; d menjadi b.

Sumber :
Dra. Hj. T. Sutjihati Somantri, M.Si., psi. (2007). “Psikologi Anak Luar Biasa”. Bandung: PT. Refika Aditama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s