KECEMASAN PADA ANAK AKAN PERPISAHAN DENGAN FIGURE TERDEKAT

KECEMASAN PADA ANAK AKAN PERPISAHAN DENGAN FIGURE TERDEKAT


Anak menangis, lalu bilang ibu jangan pergi….  Hal ini merupakan contoh kecemasan pada anak akan perpisahan dengan figure terdekat. Kejadian ini sering kali dialami orangtua sebelum pergi ke luar rumah. Banyak dari mereka yang tidak tega melihatnya, lalu menunda waktu keberangkatan untuk memberikan kesempatan bermain dengan anak.

Kecemasan ini terjadi karena sejak bayi, anak mengembangkan rasa percaya pada lingkungannya. Jika anak sudah telanjur nyaman bersama seseorang, maka dia sulit menerima sosok selain orang itu dan anak sulit lepas dari sosok terdekatnya. Ibu umumnya figur terdekat, karena ibulah yang banyak terlibat dalam pengasuhan dan pengurusan anak.

Berikut ini adalah tips-tips yang diberikan oleh Rezki Yuniandari, M.Psi, untuk mengatasi masalah ini.

1. Beri tahu yang sejujurnya

Anak usia ini (batita) umumnya sudah memahami perkataan orangtua meski masih terbatas. Sebelum pergi, katakan dengan jujur, ibu hari ini harus pergi. Agar si kecil tak harap-harap cemas, jelaskan juga, ibu akan pulang dan segera menemani anak bermain. Misal, “Nanti kalau Adek sudah mandi dan makan sore, Mama akan pulang.” Cara itu membuat anak percaya kepada lingkungannya. Dia tak terlalu cemas ditinggal pergi karena ibunya akan kembali pulang. Komunikasikan juga jika ibu tidak akan pulang nanti malam.

2. Lakukan ritual positif

Atur waktu sebelum pergi. Usahakan orang tua memiliki waktu lebih, sekitar 10-15 menit untuk bermain-main dengan anak, entah membacakan buku, bercerita, atau hal lain yang menyenangkan. Dengan demikian, anak bisa bersenang-senang dulu dengan orang yang disayanginya.

3. Buat aktivitas

Minta pengasuh agar melanjutkan aktivitas menyenangkan tadi. Atau, pengasuh bisa memulai sebuah aktivitas lain yang tak kalah menyenangkan. Memang, itu tak membuat anak segera berhenti menangis, tapi setidaknya setelah itu, fokusnya akan teralihkan dan kembali tenang.

4. Berpamitan

Jangan lupa untuk berpamitan. Lambaikan tangan kepada si kecil. Sebaliknya, ajari si kecil untuk melambaikan tangannya. Ucapkan kata-kata perpisahan. Ulangi hal itu setiap hari. Anak juga bisa diajak mengantarkan orangtua hingga ke garasi atau pintu rumah.

5. Ajak bermain di luar

Pergi bersama keluar rumah bisa menjadi solusi. Orangtua, pengasuh dan si kecil bisa berangkat bersama. Setelah itu, si kecil bisa bermain di lapangan, taman, atau tempat bermain di sekitar rumah. Cara ini cukup efektif meredakan kerewelan anak.

6. Monitor perilaku pengasuh

Semua cara sudah dilakukan, tapi si kecil tetap tak mau ibunya lepas. Jika ini terjadi, bukan kelekatan yang menjadi masalahnya, tetapi mungkin ulah buruk pengasuh yang jadi penyebab. Boleh jadi, anak tak mau ditinggal karena merasa tidak aman akibat sering dimarahi, dikekang aktivitasnya karena overprotektif, atau si pengasuh bukan orang yang asyik untuk menemani bermain. Semua itu meninggalkan trauma. Tak heran, dia tidak mau tinggal sendiri dengan orang yang tak disukainya.

7. Ajarkan sosialisasi

Agar anak rela berpisah sementara dengan ibu, sejak awal sebaiknya berikan kesempatan mengasuh anak kepada ayah, orang di rumah, atau nenek dan kakek yang dapat menjadi figur terdekat si kecil. Ayah, banyaklah terlibat dalam pengasuhan anak. Lewat cara itu, anak menganggap lingkungannya sangat aman dan menyenangkan.

8. Penuhi kebutuhan anak

Penuhi selalu kebutuhan anak dengan tepat. Tidak kurang, tidak lebih tetapi proporsional. Lakukan permainan yang menyenangkan bersamanya, makan, berisitirahat, berdoa, serta kebutuhan-kebutuhan lain selama ibu ada di rumah. Dengan begitu, anak tidak merasa kehilangan sosok ibu. Toh, figur-figur lain di rumah mampu memberikan hal sama.

Sumber :

http://www.tabloid-nakita.com/artikel.php3?edisi=09419&rubrik=batita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s